Keuntungan Publikasi di Sinta 2 yang Baru Tembus Scopus: Strategi Cerdas Dosen
Bagi dosen dan mahasiswa doktoral, menemukan jurnal yang “sempurna” seringkali seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Jurnal Sinta 2 sering dianggap “tanggung” untuk syarat Guru Besar, sementara Jurnal Scopus Q1/Q2 terasa terlalu sulit dan mahal. Namun, ada satu celah strategis yang jarang orang sadari: Membidik Jurnal Sinta 2 yang Baru Saja Tembus (Terindeks) Scopus. Jurnal kategori ini adalah “Hidden Gem” dalam dunia akademik. Mereka menawarkan prestise internasional namun seringkali masih mempertahankan keramahan layanan ala jurnal nasional. Artikel ini akan membedah keuntungan strategis mengapa Anda harus segera mengirim naskah ke jurnal tipe ini sebelum mereka berubah menjadi sangat selektif dan mahal.
1. Peluang Diterima (Acceptance Rate) Masih Tinggi
Jurnal yang baru saja masuk ke database Scopus biasanya sedang dalam fase membangun portofolio artikel internasional.
- Keuntungan: Editor masih “lapar” naskah berkualitas untuk mengisi edisi terbitan. Mereka belum se-galak editor jurnal Q1 yang menolak 90% naskah masuk.
- Momentum: Ini adalah periode emas (Golden Period). Dalam 1-2 tahun ke depan, setelah peringkat Kuartil (Q) mereka stabil, tingkat kesulitan pasti akan melonjak drastis.
- Namun ingat, standar bahasanya pasti sudah meningkat. Pastikan naskah Anda memenuhi syarat dengan membaca [Apakah Jurnal Sinta 2 Wajib Bahasa Inggris?].
2. Biaya Publikasi (APC) Masih “Harga Teman”
Salah satu kejutan menyenangkan dari jurnal Sinta 2 yang baru tembus Scopus adalah struktur biayanya.
- Fakta Lapangan: Banyak jurnal tipe ini yang belum menaikkan biaya Article Processing Charge (APC) mereka secara signifikan. Anda bisa mendapatkan publikasi terindeks Scopus dengan harga Sinta 2 (Kisaran Rp 2 – 4 Juta), jauh lebih murah dibandingkan Open Access Scopus murni yang bisa mencapai $1000 (Rp 15 Juta ke atas).
- Ingin membandingkan betapa hematnya ini? Cek standar biaya jurnal nasional di [Kisaran Biaya Publikasi Jurnal Sinta 5] (Sinta 2 Scopus biasanya hanya 3-4 kali lipat dari harga Sinta 5).
3. Pengakuan Ganda (Double Recognition)
Ini adalah keuntungan administratif yang sangat besar bagi dosen di Indonesia.
- Poin BKD & PAK: Jurnal ini diakui sebagai Jurnal Internasional Bereputasi (Poin maksimal 40) sekaligus aman sebagai Jurnal Nasional Terakreditasi Sinta 2 (Poin maksimal 25).
- Safety Net: Jika sewaktu-waktu jurnal tersebut terdepak (Discontinued) dari Scopus karena evaluasi tahunan, artikel Anda tetap aman diakui sebagai Sinta 2. Anda tidak kehilangan segalanya.
4. Proses Review Lebih Cepat dan Komunikatif
Karena pengelolanya mayoritas masih akademisi Indonesia, komunikasi biasanya lebih lancar.
- Responsif: Anda bisa menghubungi admin jurnal melalui WhatsApp atau email dengan bahasa Indonesia jika ada kendala teknis, sesuatu yang mustahil dilakukan di jurnal Elsevier atau Springer.
- Jika Anda butuh bantuan untuk memastikan naskah Anda layak masuk ke level ini, pertimbangkan menggunakan [Jasa Publikasi Jurnal Internasional Bereputasi (SCOPUS)] untuk pendampingan maksimal.
Cara Menemukan Jurnal “Hidden Gem” Ini
Anda harus rajin melakukan riset mandiri karena status indeksasi berubah dinamis.
- Cek SINTA: Cari jurnal Sinta 2 di bidang ilmu Anda.
- Cek Scopus Preview: Masukkan nama jurnal tersebut di website Scopus.
- Indikator: Jika di Scopus tertulis “Coverage: 2023-present” atau “2024-present”, berarti jurnal tersebut baru saja masuk. Segera submit!
Tantangan yang Harus Diwaspadai
Meskipun menguntungkan, ada risiko yang perlu Anda mitigasi:
- Belum Punya Kuartil (No Q yet): Jurnal baru biasanya belum memiliki SJR (Scimago Journal Rank), sehingga belum ketahuan apakah Q3 atau Q4. Bagi syarat lulus S3 tertentu, ini mungkin jadi masalah.
- Perubahan Aturan Mendadak: Editor bisa tiba-tiba mewajibkan kolaborasi dengan penulis asing (Co-author) untuk mempertahankan status Scopus mereka.
Referensi Validasi
Pastikan status jurnal benar-benar valid di dua database ini:
- [Scopus Sources List]: Unduh daftar sumber terbaru (Excel) dari situs resmi Elsevier untuk melihat daftar jurnal yang baru diterima (Accepted Titles).
- [SINTA Kemdikbud]: Pastikan status akreditasi nasionalnya masih aktif (Sinta 2).
KESIMPULAN
Memanfaatkan momentum Jurnal Sinta 2 yang baru tembus Scopus adalah strategi cerdas untuk mendapatkan publikasi bergengsi dengan usaha dan biaya yang lebih efisien. Anda mendapatkan reputasi global dengan kearifan lokal. Namun, jendela peluang ini biasanya tidak terbuka lama. Segera siapkan naskah terbaik Anda, poles bahasa Inggrisnya, dan kirimkan sebelum jurnal tersebut menjadi “selebriti” yang sulit dijangkau. Selamat berstrategi dan semoga sukses publikasi!
Pustaka Publisher juga menyediakan jasa produk lainya seperti jurnal international scopus, Haki, Jasa translate, Cek Plagiasi turnitin, pembuatan artikel dan PTAMJ.
Bagi kamu yang tertarik dengan penawaran kami, bisa langsung konsultasi melalui Whatsapp di bawah ini dan dapatkan promo Bulan ini!

Baca Juga, Selengkapnya👇
