Cara Menghitung Sinta Score Dosen: Bongkar Rumus & Bobot Nilainya (2026)

Pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa dosen dengan jumlah publikasi sedikit bisa memiliki Sinta Score yang lebih tinggi daripada dosen yang rajin menerbitkan banyak makalah? Jawabannya terletak pada algoritma pembobotan. SINTA (Science and Technology Index) tidak hanya menghitung jumlah (quantity), tetapi memberikan bobot besar pada kualitas (quality) dan dampak (impact). Memahami cara sistem menghitung skor ini adalah langkah pertama untuk menyusun strategi menaikkan peringkat Anda secara efisien. Artikel ini akan membongkar komponen dan logika di balik perhitungan Sinta Score.

1. Memahami Dua Jenis Skor: Overall vs. 3Yr

Sebelum masuk ke rumus, Anda harus membedakan dua angka yang muncul di profil Anda:

  • Sinta Score Overall: Skor akumulasi seumur hidup dari seluruh karya Anda sejak awal karir. Angka ini menunjukkan reputasi jangka panjang.
  • Sinta Score 3Yr: Skor yang hanya menghitung kinerja dalam 3 tahun terakhir.
    • Penting: Kemdikbudristek lebih sering menggunakan skor 3Yr ini untuk menentukan kelayakan hibah penelitian karena mencerminkan keaktifan terkini.
    Pastikan data 3 tahun terakhir Anda lengkap. Lakukan update dengan panduan [Cara Sinkronisasi Google Scholar ke Sinta].

2. Komponen Utama dan Bobot Penilaian

Sinta menggunakan rumus yang kompleks, namun secara garis besar, skor Anda berasal dari empat sumber utama dengan bobot yang berbeda jauh:

A. Publikasi Scopus & Web of Science (Poin Tertinggi)

Ini adalah “tambang emas” skor Sinta.

  • Logika Perhitungan: Sinta memberikan poin sangat besar untuk artikel yang terindeks Scopus, terutama Q1 dan Q2.
  • Estimasi: Satu artikel Scopus Q1 bisa memberikan skor setara dengan puluhan artikel jurnal nasional tidak terakreditasi. Inilah sebabnya satu artikel berkualitas bisa mengalahkan banyak artikel biasa.

B. Publikasi Jurnal Nasional (Sinta 1 – Sinta 6)

Sinta memberikan skor bertingkat untuk jurnal nasional terakreditasi.

  • Sinta 1 & 2: Memiliki bobot tinggi (mendekati Scopus non-Q).
  • Sinta 3 – 6: Memiliki bobot sedang hingga rendah. Namun, karena proses terbitnya lebih cepat, ini adalah cara yang baik untuk menjaga konsistensi skor “3Yr”.

C. Sitasi (Dampak Kutipan)

Sinta menghitung berapa kali karya Anda dikutip orang lain di Scopus dan Google Scholar.

  • Scopus Citation: Bobotnya sangat tinggi.
  • Google Scholar Citation: Bobot per sitasinya kecil, namun karena jumlahnya bisa sangat banyak (ratusan/ribuan), komponen ini bisa menjadi penyumbang skor yang masif secara agregat.

D. Buku dan Kekayaan Intelektual (HKI)

Buku ajar, monograf, dan paten yang terdaftar juga menyumbang poin. Paten sederhana atau paten granted memiliki bobot yang cukup signifikan dalam mendongkrak skor.

3. Simulasi Sederhana Cara Kerja Algoritma

Meskipun rumus pastinya (Sinta Score v3.0) bersifat dinamis, Anda bisa membayangkan logikanya seperti ini:

Total Score = (Jumlah Artikel Q1 × 40) + (Jumlah Artikel Sinta 2 × 25) + (Jumlah Sitasi Google × 0.5) + … dan seterusnya.

Studi Kasus:

  • Dosen A: Punya 50 artikel di Google Scholar (tanpa Scopus), sitasi sedikit. -> Skor Sinta Rendah.
  • Dosen B: Hanya punya 3 artikel Scopus Q1, tapi sitasi tinggi. -> Skor Sinta Tinggi.

Kesimpulannya, Sinta lebih menyukai “High Impact” daripada sekadar “High Volume”.

4. Strategi Meningkatkan Skor Sinta Anda

Setelah tahu cara menghitungnya, lakukan aksi berikut:

  1. Fokus pada Kualitas (Scopus Q1/Q2): Satu artikel di level ini akan melesatkan skor Anda secara drastis dibandingkan menerbitkan banyak di prosiding.
  2. Perbanyak Sitasi (Self-Promotion): Bagikan artikel Anda di ResearchGate atau media sosial akademik agar lebih banyak orang mengutipnya.
  3. Pastikan Semua Terdata: Seringkali skor rendah bukan karena Anda malas meneliti, tapi karena datanya tidak masuk. Cek apakah ada artikel yang “nyasar” atau belum tersinkronisasi.

KESIMPULAN

Menghitung Sinta Score bukanlah tentang matematika rumit, melainkan memahami prioritas. Sistem ini dirancang untuk menghargai kualitas dan dampak riset. Dengan menggeser fokus Anda dari sekadar “memperbanyak jumlah” menjadi “meningkatkan kualitas (kuartil)” dan “memperluas dampak (sitasi)”, skor Sinta Anda akan naik secara organik dan signifikan.

Pastikan data dasar Anda sudah benar sebelum mengejar skor tinggi. Jika Anda baru memulai, ikuti panduan [Cara Daftar Akun Sinta untuk Dosen Pemula].

Untuk referensi resmi mengenai pembobotan, Anda bisa memantau panduan terbaru di laman [SINTA Kemdikbud].

Pustaka Publisher juga menyediakan jasa produk lainya seperti jurnal international scopus, Haki, Jasa translate, Cek Plagiasi turnitin, pembuatan artikel dan PTAMJ.

Bagi kamu yang tertarik dengan penawaran kami, bisa langsung konsultasi melalui Whatsapp di bawah ini dan dapatkan promo Bulan ini!

Baca Juga, Selengkapnya👎