Apa itu Jurnal Nasional Ber-ISSN? Pengertian, Syarat, & Fungsinya

Saat membaca pedoman skripsi atau syarat kenaikan pangkat, Anda pasti menemukan kalimat: “Wajib memublikasikan artikel di Jurnal Nasional Ber-ISSN”. Bagi akademisi pemula, istilah ini seringkali membingungkan. Apakah sama dengan jurnal internasional? Apakah harus terakreditasi Sinta? Ketidaktahuan akan definisi ini bisa membuat Anda salah memilih tempat publikasi. Artikel ini akan mengupas tuntas secara aktif apa itu jurnal nasional ber-ISSN, kriteria wajibnya menurut Dikti, serta manfaatnya bagi karir akademik Anda.

Pengertian Jurnal Nasional Ber-ISSN

Secara sederhana, Jurnal Nasional Ber-ISSN adalah terbitan berkala ilmiah yang memenuhi dua unsur utama:

  1. Ber-ISSN: Memiliki International Standard Serial Number (Nomor Seri Standar Internasional) yang terdaftar resmi di Pusat Data BRIN (dahulu LIPI). Nomor ini ibarat “KTP” bagi sebuah terbitan.
  2. Berskala Nasional: Penulis dan pembacanya berasal dari berbagai institusi di dalam negeri (bukan hanya dari satu kampus saja).

Jadi, jurnal ini adalah wadah resmi komunikasi ilmiah antar peneliti di Indonesia yang telah memiliki legalitas administrasi negara.

Kriteria Jurnal Nasional Menurut Dikti

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) menetapkan standar agar sebuah terbitan layak disebut sebagai Jurnal Nasional. Jurnal tujuan Anda harus memenuhi ciri-ciri aktif berikut:

  1. Memiliki ISSN: Untuk jurnal online, wajib memiliki E-ISSN.
  2. Karya Ilmiah Nyata: Memuat artikel hasil penelitian atau pemikiran ilmiah yang orisinal.
  3. Bahasa Indonesia Baku: Menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, lengkap dengan abstrak (biasanya dwi-bahasa).
  4. Dikelola Institusi: Penerbitnya adalah badan ilmiah, perguruan tinggi, atau organisasi profesi, bukan perorangan.
  5. Memiliki Mitra Bestari: Melibatkan ahli (reviewer) untuk memeriksa kelayakan naskah sebelum terbit.

Apa Bedanya dengan Jurnal Terakreditasi (Sinta)?

Ini adalah miskonsepsi yang paling sering terjadi.

  • Jurnal Ber-ISSN: Hanyalah syarat legalitas dasar. Jurnal ini BELUM TENTU terakreditasi Sinta. Kita sering menyebutnya sebagai “Jurnal Non Sinta”.
  • Jurnal Terakreditasi (Sinta): Adalah jurnal ber-ISSN yang SUDAH dinilai mutunya oleh pemerintah (Arjuna) dan mendapat peringkat Sinta 1-6.

Bingung harus pilih yang mana untuk syarat lulus? Baca perbandingannya di [Bedanya Jurnal Terakreditasi dan Tidak Terakreditasi].


Fungsi Jurnal Nasional Ber-ISSN bagi Anda

Mengapa Anda harus repot-repot menulis di sini?

  1. Syarat Kelulusan S1: Mayoritas kampus di Indonesia menerima jurnal nasional ber-ISSN (Non Sinta) sebagai syarat sah wisuda Sarjana.
  2. Angka Kredit (KUM) Dosen: Bagi dosen, menerbitkan artikel di sini menyumbang 10 Poin KUM.
  3. Latihan Riset: Wadah yang tepat bagi pemula untuk belajar menulis artikel ilmiah tanpa tekanan penolakan yang terlalu tinggi.

Cara Menemukan Jurnal Nasional Ber-ISSN

Anda tidak perlu bingung mencarinya. Indonesia memiliki ribuan jurnal aktif yang siap menampung naskah Anda.


Referensi Resmi

Untuk pemahaman lebih mendalam secara regulasi, Anda bisa mengakses:

KESIMPULAN

Memahami apa itu jurnal nasional ber-ISSN adalah langkah awal kesuksesan publikasi Anda. Jangan meremehkan jurnal ini hanya karena belum terakreditasi Sinta. Bagi mahasiswa S1 dan peneliti pemula, jurnal nasional ber-ISSN adalah “kawah candradimuka” terbaik untuk melatih kemampuan menulis sekaligus memenuhi kewajiban akademik secara legal dan terhormat.

Sudah paham definisinya? Sekarang saatnya praktik! Siapkan naskah Anda dan pelajari cara mengirimkannya ke redaksi melalui panduan [Cara Submit Artikel ke Jurnal OJS (Non Sinta)].

Pustaka Publisher juga menyediakan jasa produk lainya seperti jurnal international scopus, Haki, Jasa translate, Cek Plagiasi turnitin, pembuatan artikel dan PTAMJ.

Bagi kamu yang tertarik dengan penawaran kami, bisa langsung konsultasi melalui Whatsapp di bawah ini dan dapatkan promo Bulan ini!

Baca Juga, Selengkapnya